MASA DEPAN KAWASAN · UPA SDHHTL

Gagasan tumbuh
melalui kolaborasi.

Kami membuka ruang penjajakan kemitraan untuk mengembangkan gagasan pendidikan, interpretasi, dan konservasi di lingkungan SDHHTL.

Rumah Kupu-Kupu, Rumah Anggrek, dan taman belajar/istirahat berikut masih berupa gagasan rancangan. Belum ada fasilitas yang dibangun, penawaran investasi resmi, atau skema pendanaan yang ditetapkan.

GAGASAN PENGEMBANGAN

Dari ide menjadi ruang belajar dan konservasi.

Tiga konsep ini dirangkum dari bahan rancangan September 2026. Ukuran dan angka biaya di bawah adalah estimasi awal untuk diskusi; rancangan teknis, lokasi, tahapan, dan bentuk kerja sama masih perlu dikaji bersama.

Ilustrasi kupu-kupu dan bunga dari bahan konsep Rumah Kupu-Kupu.IDEA 01 · VISUALISASI KONSEP

HABITAT · EDUKASI · KONSERVASI

Rumah Kupu-Kupu

Rancangan ruang edukasi dan pengamatan untuk mengenal daur hidup kupu-kupu, tumbuhan inang, sumber nektar, serta hubungan serangga penyerbuk dengan habitatnya.

  • Jaring serangga pada sisi bangunan
  • Atap transparan UV dan area tanaman inang/pakan
  • Media belajar yang mendukung pengamatan terarah
Lihat ukuran dan estimasi rancangan

Ukuran acuan: 5 × 5 × 3 m; luas lantai 25 m². Rancangan memuat lantai paving block dan satu pintu masuk sekitar 1 × 2 m.

Alternatif rangka

OpsiMaterialUpah kerja*
Kayu ulinRp16.425.000± Rp19.275.000
Hollow galvanisRp11.954.510± Rp20.850.000
*Acuan luasan pekerjaan gabungan sekitar 110 m² pada bahan rancangan; bukan luas lantai bangunan.
Jajaki peluang kolaborasiDiskusi awal dapat mencakup rancangan habitat, edukasi, kebutuhan tanaman, dan kajian pengelolaan satwa.Konsep awal · belum dibangun
Ilustrasi bunga anggrek dari bahan konsep Rumah Anggrek.IDEA 02 · VISUALISASI KONSEP

FLORA LOKAL · EDUKASI · BUDIDAYA

Rumah Anggrek

Gagasan ruang untuk pembelajaran, perawatan, dan pengenalan keanekaragaman anggrek. Contoh marga pada bahan konsep meliputi Dendrobium, Phalaenopsis, Vanda, Cattleya, Oncidium, dan Paphiopedilum; daftar ini bukan inventaris koleksi SDHHTL.

  • Pengenalan kebutuhan tumbuh dan media tanam
  • Ruang display dan pembelajaran budidaya
  • Rancangan bangunan serupa: atap transparan UV dan sisi berjaring
Lihat ukuran dan estimasi rancangan

Ukuran acuan: 5 × 5 × 3 m; luas lantai 25 m². Konsep memuat lantai paving block dan satu pintu masuk sekitar 1 × 2 m.

Alternatif rangka

OpsiMaterialUpah kerja*
Kayu ulinRp16.425.000± Rp19.600.000
Hollow galvanisRp10.131.010± Rp13.375.000
*Acuan luasan pekerjaan gabungan sekitar 110 m² pada bahan rancangan; bukan luas lantai bangunan.
Jajaki peluang kolaborasiDiskusi awal dapat mencakup koleksi yang sesuai, kebutuhan naungan, media belajar, dan pengelolaan tanaman.Konsep awal · belum dibangun
Visual konsep Taman Anggrek dan Kupu-Kupu dengan jalur taman, area duduk, dan unsur edukasi.IDEA 03 · VISUALISASI KONSEP

TAMAN TEMATIK · RUANG SANTAI · EDUKASI

Taman Anggrek & Kupu-Kupu

Rancangan lanskap yang memadukan jalur dan area santai, tanaman berbunga, area anggrek, elemen pendukung kupu-kupu, serta ruang singgah untuk pengunjung dan kegiatan edukasi.

  • Acuan area lanskap sekitar 100 m²
  • Enam bangku dan satu pergola kecil
  • Jalur paving, media tanam, irigasi, papan informasi, dan perlengkapan taman
Lihat fasilitas dan estimasi rancangan

Susunan tanaman, kebutuhan air, akses, pencahayaan, papan informasi, dan tempat sampah perlu disesuaikan dengan tapak dan rencana pengelolaan.

Angka pada bahan rancangan

Estimasi material
Rp75.050.000
Estimasi total pembangunan
± Rp89.900.000
Nilai September 2026; harga estimasi dalam bahan konsep, bukan penawaran final.
Jajaki peluang kolaborasiDiskusi awal dapat mencakup lanskap, bangku/pergola, sarana edukasi, dan kebutuhan pemeliharaan.Konsep awal · belum dibangun

Sumber: bahan presentasi rancangan yang disampaikan pengelola, September 2026. Nilai merupakan estimasi konseptual, bukan RAB yang disahkan, penawaran final, atau komitmen pendanaan. Opsi rangka kayu ulin dan hollow galvanis merupakan alternatif; Ulin bukan nama wahana terpisah.

MULAI DARI DISKUSI

Ruang untuk menyusun langkah bersama.

Calon mitra dapat menyampaikan minat dan bidang kontribusi. SDHHTL bersama calon mitra dapat membahas kesesuaian tujuan, ruang lingkup, peran, dan kebutuhan kajian sebelum menyusun rencana lebih rinci.